Saya seorang praktisi finance yang kebetulan juga bisa ngoding. Kombinasi itulah yang melahirkan Lunaskan — bukan dari ruang meeting startup, tapi dari meja kerja saya sendiri yang tiap hari berhadapan dengan pelanggan yang telat bayar.
Bertahun-tahun mengurus keuangan, saya paham betul rasanya penjualan terlihat besar di atas kertas tapi uangnya "nyangkut" di piutang. Menagih itu melelahkan, gampang lupa siapa yang harus ditagih hari ini, dan kalau dikerjakan manual pasti ada yang bocor.
Lunaskan lahir dari kebutuhan nyata. Saya membangunnya untuk menyelesaikan masalah penagihan piutang yang saya temui langsung sebagai praktisi keuangan — bukan dari teori, tapi dari repotnya menagih di dunia nyata.
Karena dibuat oleh orang yang mengalami langsung repotnya menagih, Lunaskan fokus pada hal yang benar-benar penting: simpel, cepat, dan langsung membantu uang masuk. Tidak ada fitur ribet yang cuma bagus di brosur tapi tak pernah dipakai.
Selain membangun produk, saya berbagi apa yang saya pelajari soal menagih piutang, menjaga arus kas, dan mengelola keuangan usaha — semuanya dari pengalaman langsung, bukan teori kelas.
Kebiasaan menyelesaikan masalah lewat kode nggak berhenti di Lunaskan. Lewat Situva, saya bantu pemilik usaha & UMKM punya website sendiri yang beres — mulai dari toko online, katalog produk, sampai booking online — tanpa perlu pusing urusan teknis.
Coba demo Lunaskan gratis, atau ngobrol langsung dengan saya lewat WhatsApp.