Kalkulator Aging Piutang (Umur Piutang)

Masukkan daftar tagihanmu — langsung dikelompokkan per umur (0–30, 31–60, 61–90, >90 hari) berdasarkan hari lewat jatuh tempo. Tahu persis siapa yang paling berisiko & harus ditagih duluan.

✓ Gratis✓ Tanpa Daftar✓ Data di HP-mu

🗓️ Tanggal Acuan

Umur piutang dihitung sampai tanggal ini (default: hari ini).
Ganti kalau mau hitung aging per tanggal tertentu (mis. akhir bulan).

📋 Daftar Tagihan / Piutang

Isi pelanggan/no. faktur, nominal, dan tanggal jatuh temponya.
Pelanggan / No. FakturNominal (Rp)Jatuh tempo
Total Piutang
Rp 0
0 tagihan

Capek hitung aging manual tiap bulan? 🔄

Kalkulator ini hitung sekali. Lunaskan menghitung umur piutang otomatis tiap hari, nunjukin siapa yang harus ditagih hari ini, + ingatkan lewat WhatsApp — nggak perlu update Excel lagi.

🚀 Coba Demo Lunaskan (gratis) → Tanya via WhatsApp →

📑 Rincian per Faktur (diurutkan dari yang paling tua)

Pelanggan / No. FakturNominalJatuh TempoUmurKelompok

Apa itu aging piutang?

Aging piutang (aging schedule / umur piutang) adalah metode mengelompokkan piutang berdasarkan lamanya tagihan tertunda. Tujuannya sederhana: tahu siapa yang harus ditagih duluan dan seberapa besar risiko piutang tak tertagih.

Standar akuntansi umumnya membaginya dalam interval 30 hari: 0–30, 31–60, 61–90, dan lebih dari 90 hari — selaras dengan siklus penagihan bulanan. Semakin tua umur piutang, semakin kecil peluangnya dibayar penuh. Kalkulator ini menghitung umur berdasarkan hari lewat jatuh tempo, yang paling relevan untuk penagihan.

Cara membaca hasilnya

Kalau mayoritas piutang ada di kelompok 0–30 hari, artinya piutangmu sehat. Kalau banyak menumpuk di >90 hari, itu sinyal untuk segera menagih aktif sebelum jadi macet. Pelajari lebih dalam di artikel Aging Piutang: Cara Menghitung & Contoh Tabel dan cara menyusun sistem penagihan.

Butuh alat lain? Lihat semua tools gratis — termasuk bikin nota/invoice & generator pesan penagihan WhatsApp.